
Punggawabersatu.id -Masyarakat pesisir di kawasan Pantai payangan watu ulo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali menggelar tradisi petik laut. Pergelaran petik laut ini menjadi yang paling meriah sejak pandemi Covid-19.
Ketua Panitia Petik Laut, Kasun NGADI mengatakan, petik laut tahun ini merupakan perayaan pertama yang digelar meriah oleh warga Payangan watu ulo sejak pandemi Covid-19.
“Kami menyambut gembira perayaan tahun ini, karena kini kami bisa menggelar petik laut kembali dengan ramai seperti sebelum pandemi,” Minggu (12/8/2022)
Selain mengadakan selamatan, dalam acara petik laut ini juga digelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Berbagai kesenian hiburan juga ditampilkan.
“Ini ungkapan syukur kami atas hasil tangkapan ikan yang kami dapatkan selama ini. Semoga tahun mendatang kami dilimpahi keberkahan semua,”
Petik laut tersebut dihadiri oleh jajaran MUSPIKA AMBULU,TIGA PILAR DESA SUMBEREJO,DINAS PERIKANAN JEMBER,DUTA WISATA INDONESIA,ORMAS, serta Paguyuban PUNGGAWA Ambulu
Selain menjadi upaya untuk melestarikan tradisi, ajang ini juga digelar sebagai ungkapan syukur masyarakat setempat.
Petik laut merupakan ritual yang sudah dilakukan masyarakat pesisir Jember secara turun-temurun. Ritual itu diwarnai tradisi larung sesaji sebagai ungkapan bentuk syukur atas hasil laut yang nelayan dapatkan selama satu tahun.
Tradisi petik laut ini mendapat sambutan antusias warga dan wisatawan. Ribuan orang tampak memenuhi areal Pantai Payangan Watu ulo, tempat berlangsungnya ritual.
Terlihat, antusiasme mereka menyaksikan rangkaian prosesi ritual. Termasuk, larung sesaji ke tengah laut menggunakan perahu. Sesaji yang dilarung berupa hasil bumi dan laut.

